Nilai (angka/huruf) Jadi Patokan Kepintaran

Setiap kali berhubungan dengan siswa yang nilai tugas/ulangannya kurang dari kriteria ketuntasan minimum (KKM), aku selalu melihat/memikirkan tentang nilai-nilai yang tertulis di raportku ketika dulu masih seumuran dengan mereka. Pada suatu kesempatan aku berhasil menemukan kembali raportku yang ternyata tertindih oleh arsip-apris/surat-surat berharga milik keluargaku di lemari penyimpanan. Saat aku buka ternyata nilai-nilai pelajaranku sungguh jelek sekali. Karena jujur saya sudah lupa dengan berapa nilai pelajaran Matematiku dulu, nilai Bahasa Indonesiaku, nilai PPKNku dan nilai-nilai yang lainnya.

Sekarang saat sudah lulus dari sekolah dan kuliah, dan terjun dalam dunia pendidikan aku semakin bertanya-tanya.

  • Kenapa nilai selalu jadi patokan kemampuan siswa dalam menguasai suatu materi?
  • Kenapa pemerintah yang memiliki kebijakan penuh terhadap pendidikan menentukan nilai yang harus dilalui oleh setiap siswa setelah mereka bealajar begitu lama di sekolahan ?
  • Kenapa setiap orang tua khawatir dengan nilai anaknya yang katanya tidak lulus KKM ?
  • Kenapa guru harus menilai kemampuan setiap siswanya ?
  • Dapatkan siswa menilai sendiri kemampuan mereka sendiri ?
  • Haruskah siswa khawatir seandainya nilai mereka tidak melewati KKM ?
  • Haruskan remidi diadakan untuk perbaikan nilai ?
  • Sudah efisienkah nilai dijadikan sebagai patokan kemampuan seorang siswa ?

Dan lebih nyesekanya lagi, guru harus manut dengan yang namnya KKM yang telah ditentukan oleh pihak sekolah untuk mengukur kemampuan siswa dalam sebuah mata pelajaran. Padahal, kenyataaanya nilai tidak bisa menggambarkan kemampuan/kepintaran siswa tersebut. Tapi apalah daya seorang guru yang harus dengan rela menutup hati nuraninya demi nama baik sekolah dari tingkat kelulusan siswa yang dikeluarkan setiap tahunnya. Saya yakin semua guru menyadari bahwa nilai tidak dapat menggambark kemampuan seorang siswa, tapi sekali lagi apa daya guru di sekolah. Kalau ingin aman dengan perkerjaan/jabatannya di sekolah, maka guru harus mengikuti sistem yang ada di sekolah tersebut.

Sistem apakah itu?

Sebuah sistem yang mengharuskan guru menilai siswa menggunakan nilai (angka/huruf).

Posted from WordPress for BlackBerry.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s