Saya tidak mengajar untuk UANG!!

Maaf sekali, saya ini jadi guru tidak untuk UANG!, dan insya Allah saya tidak akan pernah menjadikan profesi saya sebagai guru untuk mencari uang. Okelah kalau suatu hari nanti saya jadi PNS, dan memang saya ingin menjadi PNS, saya dapat gaji untuk makan keluarga saya. Tapi, saya tidak pernah memperhitungkan apakah ketika saya menjadi guru, ngajar dan mendidik murid-murid saya demi uang, demi makan dan kebutuhan keluarga (anak, istri), tidak.

Saya ngajar karena saya memiliki ilmu pengetahuan, saya memiliki pengalaman yang sudah saya dapatkan dari semenjak saya mengerti apa itu ilmu pengetahuan dan apa itu pengalaman. Semua itu (ilmu pengetahuan dan pengalaman) harus saya bagikan, harus saya amalkan kepada mereka yang masih lebih muda dari pada saya. Kenapa gak ke orang tua? karena orang tua katanya ilmu pengetahuan dan pengalamanya lebih banyak dari pada saya. Jadi ibarat, ember yang sudah penuh, untuk apa diisi lagi, mending mengisi ember yang masih kekurangan ilmu pengetahuan dan pengalaman, yaitu mereka yang masih lebih muda dan masih belum banyak pengalaman hidupnya.

Kalau saya ingin mengumpulkan dan mendapatkan uang yang banyak, saya bisa kok kerja di tempat lain selain di sekolahan. Banyak lapangan pekerjaan yang bisa saya masuki dan bisa saya duduki seperti di bank, di kantor dan perusahaan. Tapi semua itu tidak saya harapkan, saya menikmati hidup saya dengan mengajar, meskipun selama ini saya belum bisa menjadi guru yang baik, yang mengajar dan mendidik dengan baik.

Saya mengakui dan menyadari kekurangan saya ini, dan saya selalu berusaha dan berpikir untuk meningkatkan kemampuan saya dalam mengajar dan mendidik dari pengalaman yang sudah saya dapatkan selama ini.

Gaji saya gak seberapa kok sebagai seorang guru, bisa dikatakan hanya cukup untuk makan saya sendiri sebagai seorang bujangan yang belum memiliki anak dan istri. Memang saya butuh uang untuk memenuhi kebutuhan hidup ini, tapi saya tidak pernah mengemis untuk mendapatkan uang itu, dan saya dengan ikhlas melaksanakan kewajiban saya sebagai seorang guru yang harus mendidik siswa-siswi saya khususnya di dalam kelas.

Saya selalu berusaha membuat mereka (siswa/siswi) senang dengan pelajaran saya, meskipun kadang setelah itu saya mengetahui bahwa cara yang saya gunakan memang salah untuk mendidik mereka, atau memang mereka yang tidak bisa menerima cara mendidik gaya saya ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s